Monday, September 16, 2013

Kesalahan Sepele yang Bikin Olahraga Pagi Hilang Manfaatnya

Jakarta - Olahraga sangat dianjurkan untuk menjaga kebugaran tubuh, apalagi di pagi hari saat udara masih segar karena bebas dari polusi. Sayang, kesalahan-kesalahan sepele tanpa disadari telah membuat olahraga pagi kehilangan manfaatnya.

Berikut ini kesalahan-kesalahan sepele yang kerap dilakukan, dan telah membuat segala manfaat olahraga pagi tidak bisa maksimal, seperti dikutip dari Fitsugar, Selasa (17/9/2013).


CBT, Terapi Perilaku yang Bisa Singkirkan Gaya Berpikir Negatif

Jakarta - Cognitive Behavioural Theraphy (CBT) atau Terapi Perilaku Kognitif adalah suatu terapi yang digunakan untuk masalah kesehatan mental yang luas, seperti depresi, fobia, hingga Obsessive-Compusive Disorder (OCD). Terapi ini menganjurkan seseorang untuk melihat diri sendiri dengan cara yang berbeda, yang nantinya akan berguna bagi kehidupannya sehari-hari.

Lantas apa yang terjadi pada otak saat menjalani CBT? CBT berawal dari prinsip bahwa suatu masalah bukan disebabkan oleh situasi, tetapi dari bagaimana seseorang menginterpretasi masalah tersebut dalam pikirannya. Hal ini kemudian berpengaruh pada perasaan dan tindakannya.

Contohnya, jika Anda bertemu dengan seorang teman tapi dia tidak menyapa Anda, bisa jadi Anda berpikir dia tidak menyukai Anda. Saat bertemu di waktu lain, Anda pun cenderung menghindarinya.

Beragam pikian dan perasaan negatif pun muncul di antara teman Anda dan diri Anda sendiri. Apabila pikiran dan perasaan tersebut Anda alami terhadap banyak teman Anda, Anda pun dapat merasa dikucilkan di lingkungan pertemanan Anda.

CBT bertujuan untuk menghentikan siklus negatif ini dengan mengidentifikasi reaksi-reaksi negatif yang diproses oleh otak.

"Masalah emosional sangat sering menjadi penyebab positif atau negatifnya pikiran seseorang," kata dr Jennifer Wild, Konsultan Psikologi Klinis dari Kings College London, seperti dikutip dari BBC, Selasa (17/9/2013).

"Sesuatu bisa kita anggap benar, sebab kita merasa itu benar," imbuhnya.

CBT mencoba menggantikan 'gaya' berpikir negatif ini dengan sesuatu yang lebih berguna dan realistis. Upaya ini dapat menjadi tantangan tersendiri bagi orang-orang yang mengalami masalah dengan kesehatan mental.

Bagaimana menghentikan gaya berpikir negatif? Beberapa teori psikologi menyebutkan adanya pola berpikir negatif melalui proses yang disebut 'negative reinforcement'. Misalnya, bila Anda takut atau fobia pada laba-laba, Anda belajar bahwa Anda dapat mengurangi tingkat rasa takut Anda dengan menghindari laba-laba.

Tindakan ini memang memberi Anda ketenangan untuk waktu singkat, namun justru semakin menguatkan rasa takut Anda terhadap laba-laba. Inilah yang disebut dengan negative reinforcement.

Di sinilah CBT berperan. Secara bertahap, CBT justru menyarankan orang denga fobia tertentu untuk menghadapi hal yang ia takuti, serta meyakini tidak akan ada hal buruk yang terjadi. Keyakinan tersebut perlahan akan menghentikan pikiran takut yang diproses otak.

Insting yang dimiliki manusia secara alami diproses oleh bagian otak yang bernama sistem limbik. Bagian ini meliputi amiglada, yaitu bagian yang memproses emosi, dan hippocampus, yaitu bagian yang menghidupkan ingatan traumatis seseorang.

Sebuah studi terhadap otak menunjukkan bahwa aktivitas yang berlebihan pada dua bagian ini terjadi pada orang-orang dengan fobia tertentu. Aktivitas berlebihan tersebut dapat menjadi normal setelah menjalani terapi CBT.

Dengan cara ini, CBT mampu membuat perubahan yang nyata bagi emosional (insting) dan logika (pikiran) otak kita. Menariknya, pola perubahan otak yang sama terjadi pada pengobatan atau perawatan dengan obat-obatan terlarang, yaitu psikoterapi.

Dari banyak ragam terapi di dunia psikologi, CBT terbukti secara klinis paling berhasil. Namun tidak seperti terapi menggunakan obat-obatan, CBT mampu memberikan pengaruh yang lebih lama. Meski baru menjalani terapi dalam waktu singkat, banyak orang yang mengaku pengaruh yang ia peroleh dapat bertahan lama.

"Kami melihat, walaupun seseorang telah berhenti mengikuti terapi, efek yang ia terima dapat tetap dirasakan, sebab ia sudah mempunyai cara baru untuk berpikir dan bersikap terhadap sesuatu yang awalnya ia takuti," demikian yang dijelaskan Dr Wild.

Mungkin tidak semua orang dapat menjalankan terapi CBT. Misalnya orang-orang dengan penyebab masalah mental yang rumit, seperti trauma yang terjadi sejak masa kecil. Pada kasus tersebut, tentu dibutuhkan terapi yang lebih lama dan identifikasi yang lebih dalam lagi.

Keberhasilan terapi CBT juga tergantung komitmen orang yang menjalaninya, termasuk kemauan untuk menerapi diri sendiri di luar sesi terapi dengan terapis. Dari sekian banyak terapi yang ada di dunia psiklogi, lebih banyak orang yang merasa puas menjalani terapi CBT. Para psikolog dan pakar sains pun mulai mengurai alasan di balik fenomena ini.



Kisah 'Manusia Cangkokan' Teraneh, Implan Headphone hingga Tanduk Kepala

Jakarta - Operasi tranplantasi atau cangkok tubuh sudah sering dilakukan untuk membantu dan meringankan kondisi tubuh yang terserang penyakit atau membuatnya lebih sempurna. Namun beberapa diantaranya terbilang aneh.

Berikut beberapa 'manusia cangkokan' paling aneh, seperti dirangkum detikHealth, Selasa (17/9/2013):

Ini Saran Dokter Bagi Anda yang Gatal karena Digigit Kutu Busuk

Jakarta - Kutu busuk alias bangsat atau tinggi seringkali ditemukan bersemayam di lipatan kasur, furnitur, lantai kayu, dinding, dan tempat tersembunyi lainnya. Nah, serangga yang satu ini hobi keluar di malam hari dan akan mencari makan berupa darah dari mangsanya. Manusia yang digigit tidak menyadarinya hingga melihat ada bentolan di kulit yang terasa gatal dan panas.

Gigitan kutu busuk sebenarnya tidak menyakitkan karena air liur meraka mengandung zat anestesi. Akan tetapi adanya antikoagulan atau kandungan pengencer darah dalam air liur kutu busuk menyebabkan sebagian orang mengembangkan reaksi alergi pada kulitnya.

Reaksi ini sebenarnya bervariasi di masing-masing orang, bisa ringan atau bahkan berat. Hal ini tergantung dari beberapa faktor, misalnya kekebalan individu yang bersangkutan. Demikian dikutip dari AsiaOne, Selasa (17/9/2013).

Beberapa saat setelah digigit kutu busuk, kulit akan menjadi gatal dan timbul bentol yang memerah, dan bahkan lecet. Dijelaskan dr Chan Chew Yuin, dermatolog di Dermatology Associates di Gleneagles Medical Centre, gigitan kutu busuk umumnya muncul di bagian tubuh yang terbuka,seperti wajah, leher, lengan dan kaki.

Gigitan kutu busuk bisa jadi infeksi apabila orang yang digigit menggaruk berlebihan hingga menjadi luka. Meski luka bisa sembuh, namun bisa jadi meninggalkan jaringan kulit atau terjadi peningkatan pigmentasi kulit sehigga muncul tanda hitam di bekas bentolan itu.

"Krim steroid dan antihistamin oral dapat membantu mengurangi gatal dan reaksi kulit lainnya. Antibiotik topikal atau oral dapat digunakan untuk mengobati infeksi kulit," saran dr Chan Chew Yuin.

Nah, jika Anda merasakan gatal yang cenderung panas akibat gigitan kutu busuk, segeralah diobati. Ingat juga, jangan menggaruk bentol tersebut karena bisa membantu mencegah dan mengurangi peningkatan pigmentasi kulit dan jaringan parut.

"Pigmentasi kulit dapat diatasi dengan tabir surya, krim pemutih, seperti tretinoin dan hydroquinone, dan terapi laser. Penampilan bekas luka bisa membaik seiring dengan waktu. Solusi jangka panjang adalah dengan membasmi kutu busuk. Anda bisa mencari bantuan dari perusahaan pengendali hama berlisensi," tutur dr Chan.


Benjolan-benjolan Ini Bukan Kanker, Tapi Kerap Muncul di Payudara (1)

Jakarta - Kanker payudara termasuk salah satu jenis kanker paling mematikan pada perempuan. Oleh karenanya, mendeteksi setiap benjolan mencurigakan yang ada di payudara sangat penting dilakukan. Untungnya, tidak semua benjolan berarti kanker.

Para ahli mengatakan sebenarnya hanya 10 persen benjolan di payudara yang merupakan pertanda kanker. Namun begitu, tetap dianjurkan untuk waspada dan memeriksakan setiap ada benjolan mencurigakan sebab kadang-kadang hanya dokter yang bisa membedakannya.

Beberapa benjolan yang kerap ditemukan di payudara dan bukan merupakan kanker adalah sebagai berikut, seperti dikutip dari Daily Mail, Selasa (17/9/2013).


Benjolan-benjolan Ini Bukan Kanker, Tapi Kerap Muncul di Payudara (2)

Jakarta - Perempuan mana tak khawatir bila menemukan benjolan di payudaranya. Kadang-kadang, benjolan tersebut menunjukkan gejala kanker payudara, salah satu jenis kanker paling mematikan pada perempuan.

Untungnya menurut para ahli, hanya 10 persen benjolan yang merupakan pertanda kanker. Tetap saja, para perempuan dianjurkan untuk selalu mewaspadai benjolan di payudara dan segera memeriksakannya ke dokter.

Beberapa jenis benjolan yang bukan merupakan gejala kanker payudara antara lain sebagai berikut, seperti dikutip dari Daily mail, Selasa (17/9/2013).


Monday, July 8, 2013

Begini Caranya Agar Gigi Anda Tak Jadi Kuning

Jakarta - Senyum manis dengan gigi putih dan sehat tentu menjadi dambaan banyak orang. Sayangnya, malas menggosok gigi, merokok dan makanan tertentu dapat membuat gigi menjadi kuning. Agar tak mengganggu senyum Anda, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan agar gigi tak menguning.

Gigi dapat berubah menjadi kuning karena plak yang pada dasarnya adalah lapisan kotor yang mengendap secara permanen pada gigi. Seiring pertambahan usia, enamel gigi akan terkikis dan kemudian mulai menyerap warna makanan.

Minuman seperti teh dan kopi dapat meninggalkan noda pada gigi. Gigi menguning dapat dicegah jika Anda melakukan langkah-langkah khusus berikut, seperti dilansir Boldsky, Jumat (5/7/2013):

1. Gosok gigi dengan minyak mustard dan garam

Gosoklah gigi dengan minyak mustard dan garam sekali sebulan. Cara ini akan membantu membersihkan akumulasi warna makanan dan plak pada gigi. Anda bisa menggunakan jari untuk menggosok gigi atau mencelupkan kapas dalam campuran minyak mustard dan garam.

2. Minum dengan sedotan

Beberapa makanan seperti teh dan kopi dapat meninggalkan noda pada gigi. Minuman soda tertentu juga membuat enamel gigi mengikis. Jadi jika Anda tidak bisa menghindari minuman tersebut, yang terbaik adalah minum melalui sedotan. Minum dengan menggunakan sedotan dapat meminimalkan kontak dengan gigi. Ini bisa menjadi langkah penting dalam menghentikan penguningan gigi.

3. Konsumsi makanan yang renyah

Beberapa makanan renyah dapat membantu untuk memutihkan gigi dengan cara membersihkannya. Misalnya, apel, pir, selada dan lainnya. Makanan berserat ini membantu untuk membersihkan gigi secara efektif.

4. Sikat dengan baking soda

Baking soda merupakan salah satu bahan yang paling serbaguna yang ada di dapur. Sikat gigi dengan baking soda sesekali untuk memutihkan secara langsung.

5. Berhenti merokok

Merokok adalah salah satu alasan terbesar yang dapat menguningkan gigi. Mengunyah permen karet dan mencuci mulut tak akan membantu jika Anda tetap merokok. Itu sebabnya, berhentilah merokok sebelum gigi Anda berubah menjadi kuning kotor.

6. Bilas mulut setelah makan

Setiap kali Anda makan sesuatu, bilas mulut secara menyeluruh dengan air. Membilas mulut dapat menyapu akumulasi makanan dan warna makanan dari mulut Anda.




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...